Ternyata, Ukuran Matahari Lebih Besar dari yang Kita Kira

lb Sains Tek

LingkarBogor.com, Bogor – Kita tahu ukuran Matahari sangatlah besar. Namun, berdasarkan studi yang dilakukan sejumlah ilmuwan, ukuran matahari ternyata lebih besar dari yang diperkirakan.

Adalah Xavier Jubier dan Ernie Wright, astronom NASA yang meneliti ukuran Matahari dengan sekumpulan data di Solar Dynamics Observatory (SD).

Mereka menyadari hal tersebut saat mengamati gerhana Matahari yang berlangsung di Amerika Serikat (AS).

Baik Jubier dan Wright mengaku, proses pengukuran Matahari bukan perkara mudah. Apalagi, ukurannya berubah-ubah seiring dengan pergantian suhu panas yang tak tentu.

“Mengukur Matahari dengan penggaris ternyata lebih sulit dari yang kami pikir, karena ia benar-benar besar dari yang diperkirakan,” ungkap Wright.

Pun demikian, Jubier dan Wright tidak dapat mengestimasikan secara detail berapa ukuran Matahari yang sebenarnya.

Mereka hanya merujuk pada ukuran terakhir yang ditetapkan International Astronomical Union, yang pada saat itu memperkirakan matahari memiliki radius 432.280 mil (695.700 kilometer).

Ukuran Matahari pertama kali diumumkan oleh seorang astronom Jerman bernama Arthur Auwers pada 1891.

Kala itu, ia menggunakan metode photosphere dengan mengamati ukuran Matahari secara langsung. Bedanya, waktu itu ukuran Matahari memiliki radius 432.470 mil (696.000 kilometer).