BUMDes Cilebut Timur Bangun Kios

Prestasi

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cilebut Timur pada tahun pertama kegiatannya mendapat kucuran dana dari ADD mengalokasikan untuk pembangunan 10 kios untuk menopang unit usaha Renting.
Proses pembangunan yang dimulai 1 Nopember 2018 tersebut sedianya akan selesai pada awal Desember 2018 namun karena cuaca ahir tahun yang banyak diguyur hujan, maka kegiatannya menjadi terhambat dan diperkirakan mundur hingga minggu ke-3 bulan Desember 2018 ini.
Sebagaimana dikatakan Safrudin selalu pihak pemborong, “memang betul, waktu yang ditargetkan adalah awal Desember, namun diperkirakan mundur selama dua mingguan hingga minggu ke-3 Desember tahun ini, hal tersebut dikarenakan cuaca yang kadang pekerja tidak melakukan kegiatan sama sekali karena hujan dari pagi hingga sore hari, dan kebanyakan bekerja hanya setengah hari, tepatnya pada kondisi lokasi masih berupa lapangan terbuka,” ungkap pria yang akrab disapa BoA ini ditemui di lokasi.
Untuk pembiayaan yang baru diterimanya tahap pertama, BoA berharap pihak desa melalui TPK pembangunan agar mengupayakan dana talangan sambil menunggu turunnya tahap kedua, mengingat terdapat beberapa pos pembayaran yang tidak dapat ditunda seperti biaya tukang.
Menanggapi keluhan BoA, Arwanih, selalu Kepala Desa Cilebut Timur berjanji akan mengupayakan pembiayaan tahap kedua secepatnya pada awal Desember ini.
Di lain pihak, Arwanih berharap, dengan dibangunnya 10 menjadi 12 unit kios tersebut dapat menghasilkan beberapa manfaat diantaranya keindahan, kebersihan dan ketertiban serta kesejahteraan bagi masyarakat terutama para penggunanya yang selama ini menempati lokasi kumuh dan tertata dengan baik.
Arwanih juga mengingatkan kepada para pengguna kios agar tidak sekali-kali mengoperkan hak kontraknya kepada pihak lain, dan apabila merasa tidak lagi cocok menempatinya agar menyerahkan kunci kios kepada pihak BUMDes selalu Pengelola kios.
Kades Arwanih juga menghimbau para pedagang pada waktu mengisi kios nanti agar senantiasa menjaga kebersihan, keamanan dan ketertiban kios di jalan alternatif Cilebut Timur – Pasir Jambu tersebut.
Diketahui, para pedagang yang akan mengisi kios tersebut diprioritaskan bagi mereka yang terlebih dahulu menempati dan sedang mengisi lokasi, bukan bagi mereka yang pernah menempati.
(01-Did)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *