Ratusan Masyarakat Kampung Cilembar Peringati Maulid Nabi Besar Muhamad S.A.W - Lingkar Bogor
 

Ratusan Masyarakat Kampung Cilembar Peringati Maulid Nabi Besar Muhamad S.A.W

Hits: 12

Lingkarbogor.com, Cigombong – Maulid Nabi Besar Muhamad S.A.W yang akan dilaksanakan dikampung Cilembar Desa Pasirjaya Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor Selasa ( 03/12/2019).

Adapun Susunan Acara Sebagai berikut, 
1. Ratib dan Maulid dipimpin Ustadz Alwi Albukhori.2. Sambutan-Sohibul beyt Alhabib Husein bin Ali Assegaf.3. Penceramah Habib Muhamad Alatos, Habib Basyim bin Husen Alhabsi, Habib Rifky bin Abdulah Assegaf, Habib Reza bin Abdulah Syahab, Habib Noval Alatos, Habib Muhamad bin Alwi Alhaddat dan Ustaz Gilang Ghifary.

Acara Maulid yang diperingati satu tahun sekali ini di adakan oleh Majlis  Ratib Wal Mudzakkaroh Hidayatuloh Ikhwan  mengambil tema ” Cilember Bersholawat ” yang akan dihadiri para habaib sebogor raya juga para Tokoh Desa Pasirjaya, Alim Ulama dan para anggota FPI.

Menurut Pimpinan Majlis Ratib Habib Ali bin Abdurrahman Alkaff didampingi Panitia Habib Husein bin Ali Asgaf menjelaskan, adanya Maulid ini untuk mengajak umat untuk mengenal lebih dekat sosok keteladanan, kedisiplinan, perjuangan, semangat pantang menyerah serta kepribadian yang sempurna pada diri Nabi Muhammad SAW.
Tema ini mengandung makna bahwa Makna Maulid Nabi yang dalam dunia kita terus diperingati setiap tanggal kelahiran beliau (setiap tanggal 12 Rabiul Awwal) bukan lagi sebuah kesemarakan seremonial belaka, tapi sebuah momen spiritual untuk menegaskan beliau sebagai figur tunggal yang mengisi pikiran, hati dan pandangan hidup.

“Selain sebagai ekspresi rasa syukur atas kelahiran Rasulullah SAW, substansi dari peringatan Maulid Nabi adalah mengukuhkan komitmen loyalistas pada beliau,” katanya.

Lebih lanjut Habib Ali mengingatkan, Maulid Nabi adalah bagian dari cinta terhadap bangsa dan negara atau hubbul wathan. Kecintaan seseorang terhadap tanah air merupakan tanda keimanan seseorang terhadap Tuhan dan Nabinya. Karena itulah, masyarakat diajarkan tidak meninggalkan sejarah.
“NKRI bukan politik tapi jati diri kita, NKRI harga mati harga diri kita, kehormatan kita, kadar bobot iman seseorang, tergantung kecintaannya kepada Nabi Muhammad SAW. Kadar bobot cinta tanah air tergantung kepada cinta kepada bangsanya sehingga kecintaan seseorang terhadap tanah air merupakan tanda keimanan seseorang terhadap Tuhan dan Nabinya,” pungkasnya.
Reporter. ( Suherman/Ilham).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

HUT SMAN 1 Caringin Gelar Pentas Seni

Rab Des 18 , 2019
Hits: 12 Lingkarbogor.com, Caringin- Dalam rangka memperingati ulang tahun SMAN 1 Caringin yang ke 11.keluarga besar SMAN 1 Caringin.mengelar kegiatan pentas seni( PENSI).di halaman sekolah,Selasa(17/12/2019). Ketua Panitia kegiatan Muhamad Yusril mengucapkan banyak terima kasih kepada dewan guru dan semua siswa – siswi yang telah bekerjasama dalam mensukseskan kegiatan pentas seni. […]
%d blogger menyukai ini: