Diduga Oknum Kades Sukaharja, Ciomas Melakukan Pungli Pemilik Agen E-warung

Hits: 7

Bogor, Lingkarbogor.com- Ditangkapnya oknum Kepala Desa Sukaharja, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, oleh Tim 2 Tindak Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Provinsi Jawa Barat, akibat dugaan pungli pada Bantuan Sosial Kementrian Sosial RI melalui program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang dilakukanya, disoroti Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Mustakim.

Menurut Mustakim, dalam kasus tersebut pihaknya tidak bisa langsung menjustifikasi terhadap apa yang dilakukan oleh terduga pelaku (oknum kades, red).

“Salah atau tidaknya biarkan nanti pengadilan yang memutuskan. Saat inikan baru dugaan. Pembuktianya di pengadilan nanti,” kata Kadinsos Kabupaten Bogor, Jum’at (26/11/2021).

Diakuinya, dalam setiap penyaluran bantuan sosial, pihak dinsos kerap memberikan edukasi dan menyampaikan informasi kepada para pendamping sembako maupun tim koordinasi kecamatan agar penyaluran dilaksanakan sesuai aturan yang telah ditetapkan.

“Semua yang menjadi bagian dari proses, kita ikuti dan hargai, yang paling utama itu ikuti SOP,” tegasnya

Untuk menghindari terjadinya benang kusut, masalah bansos di Kabupaten Bogor, lanjut dia, ada beberapa point yang sudah dijelaskan secara detail dalam pedoman umum pengelolaan bansos.

“Perlu saya sampaikan, tadi kami mengundang para suplayer dan TKSK terkait penyaluran bansos juga tentang apakah kades boleh atau tidak ikut terlibat dalam penyaluranya, semua bisa dibaca di dalam Permensos nomor 5 tahun 2021,” beber Mustakim.

Mustakim menegaskan, jika dalam pengelolaan bansos ada pihak yang keluar dari aturan atau pedum, sudah dipastikan akan menanggung resikonya.

“Resikonya kan sudah ditegaskan secara jelas, sudah menunggu, bagi mereka yang terbukti sudah keluar dari ketentuan yang ada,” Pungkasnya.

Seperti ramai diberitakan di berbagai media, Kamis (25/11/2021) Tim Tindak 2 Saber Pungli Provinsi Jawa Barat telah mengamankan oknum Kades Sukaharja, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, berinisial “R” alias “Jebeng” yang diduga telah melakukan pungutan liar Dana Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan melanggar pedum tentang pengelolaan bantuan.

Komandan Tim Tindak 2 Saber Pungli Jabar AKBP Zul Azmi menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan tentang adanya pembagian bansos BPNT yang diduga tidak sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan. Selain itu, Tim Saber Pungli juga mendapatkan informasi bahwa oknum Kades Sukaharja, Kecamatan Ciomas, Bogor, Jawa Barat itu juga meminta uang kepada agen E-Warong di wilayahnya.

“Tim melakukan penindakan terkait adanya dugaan pembagian bansos BPNT yang tidak sesuai dengan aturan serta adanya praktik pungli yang dilakukan oknum kades yang meminta uang kepada agen E-warung,” ucap AKBP Zul Azmi dalam keterangannya.

Zul AZmi menuturkan tim melakukan interogasi terhadap 10 orang atas laporan itu. Berdasarkan hasil interogasi, tim menemukan kebenaran atas dugaan praktik tersebut.

“Salah satunya ada arahan dari oknum kades berinisial “R” agar penyaluran bansos BPNT dilakukan di kantor desa, bukan di lokasi agen E-warung sesuai dengan ketentuan. Bahkan, mesin EDC Bank mandiri milik E-warung juga dipindahkan ke kantor desa,” tuturnya.

Ditegaskannya, di Desa Sukaharja ada 315 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penerima BPNT perluasan atau tambahan. Namun, saat penyalurannya kepala desa langsung mengambil beras milik KPM yang bantuannya dirapel selama 7 bulan dari mulai April hingga Oktober 2021.

“Si oknum kades mengambil sebanyak 1 karung atau 10 kilogram beras per KPM, dengan alasan untuk dibagikan kepada warga yang belum menerima bantuan,” ungkapnya.

Selain itu, kata Zul, oknum kades itu juga meminta uang Rp 10 ribu per KPM dengan alasan untuk biaya operasional pengantaran. Padahal, kendaraan yang digunakan adalah kendaraan operasional desa.

“Tersangka kami amankan beserta barang bukti uang tunai sebesar Rp. 20. 364. 000”, tandas AKBP Zul Azmi. (Indra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Himbauan Danrem 061/Sk : Giat Olahraga Masyarakat Di Seputar KRB Wajib Dilengkapi Kartu Vaksin Dan Aplikasi Peduli Lindungi

Sab Nov 27 , 2021
Hits: 7 Bogor Kota, Lingkarbogor.com- Usai melaksanakan rutinitas pagi di seputaran Kebun Raya Bogor Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M. Bersama Kapolres Bogor Kota, Dandim 0606/Kota Bogor, Dandenpom serta Kasatpol PP Kota Bogor, melakukan pengecekan kartu vaksin dan aplikasi Peduli Lindungi kepada masyarakat yang melakukan aktivitas olahraga dikawasan seputar […]
%d blogger menyukai ini: