Ini Keluh Kesah Warga Boponter Cipayung Depok atas Program PTSL

Hits: 0

DEPOK |
Program Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL) sudah sepatutnya disambut gembira oleh warga masyarakat, namun dalam pelaksanaannya Program Nawacita Presiden Joko Widodo ini masih menuai protes dan keluh Kesah khususnya kepada Petugas BPN selaku ujung tombak di lapangan.

Lamban dan berbelit belit, itulah yang dirasakan Suwarti warga Rt. 04/01, Kelurahan Bojong Pondok Terong (Boponter) Kecamatan Cipayung Depok, Jawa Barat.

“Sejujurnya saya sangat berterima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah memprogramkan PTSL dengan biaya sangat terjangkau yaitu 150 ribu rupiah untuk Jabar sebagaimana tertuang dalam SKB 3 Mentri. Namun demikian saya kecewa dengan para pekerja pengurus PTSL, entah apa yang salah. Setiap saya tanya, jawabanya hanya ‘sedang dalam proses’, sampai saya bilang kepada petugas yang pada saat itu mengambil berkas, kalau tidak mampu kembalikan saja berkasnya, atau kalau ada yang kurang lengkap kan bisa disampaikan pada saya, ini sudah hampir tiga tahun, tidak ada kepastian,” keluh Suwarti ditemui di kediamannya Rt.04/01, Sabtu (4/12/2021).

Suwarti menjelaskan, hasil pertemuan yang difasilitasi oleh Ketua RT dan RW, antara peserta PTSL dan Perwakilan dari BPN. Saat itu, mewakili BPN, pak Ocan mengatakan akan melakukan pengechekan dan secepatnya akan memprosesnya. Namun sudah sekitar 2 bulan hingga detik ini belum ada kepastian yang dapat membuat tenang warga peserta PTSL.

“Mengacu kepada intruksi presiden (Inpres) yang tertuang dalam keputusan Mentri No.12 Tahun 2017 Tentang PTSL, seharusnya BPN Kota Depok melaksanaknan program tersebut dengan baik, cepat, tepat dan penuh tanggung jawab,” imbuh Suwarti, geram.

“Saya tahu semua sudah terfasilitasi, baik pembiayaan maupun sistemnya, pelaksanaan program ini sudah menggandeng beberapa sumber dana diantaranya dari Daftar Isian Program Anggaran (DIPA) kantor Pertanahan Kabupaten/Kota, Lembaga Pemerintah Propinsi/Kabupaten, APBD, BUMN, BUMD dan termasuk Dana Desa atau Dana Kelurahan. Seharusnyalah BPN bisa melaksanakan tugas ini dengan baik, karna sudah diatur secara sistemik ada Satgas Fisik dan Satgas Yuridis pula, agar tercapai Ajudikasi yang dimaksud,” ungkapnya.

Sepertinya, harapan Suwarti juga mewakili harapan warga Depok lainnya yang berharap tanggapan pihak terkait dan segera Sertifikat Hak Milik (SHM) dapat segera keluar. Boleh jadi karena sesuai haknya, mereka memiliki kepentingan dengan surat tanah atau Sertifikat yang mereka dambakan tersebut.

Kontributor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Malam Penentuan Juara, Turnamaen Bulutangkis Liga Kocok Dusun Lima

Ming Des 5 , 2021
Hits: 0 BOGOR ||Warga Khususanya Dusun 05 , Desa Susukan Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor, pada umumnya menikmati kegiatan dengan penuh kegembiraan, pasalnya tidak perluh jauh jauh untuk menyambut malam minggu, cukup berkumpul dilingkungan sendiri, terlihat duduk bersama membentuk kelompoknya, ada kelompok tua, kelompok muda dan kelompok anak anak, mereka melepas […]
%d blogger menyukai ini: