Keluarga Besar KSPSI Jawa Timur Peringati HARPEKINDO Dan Ulang Tahun SPSI Ke 49

Hits: 0

JAWA TIMUR ll Lingkarbogor.com – Federasi Serikat Pekerja yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Timur menggelar apel peringatan HARPEKINDO dan ulang tahun SPSI ke 49 di lapangan Thor Gelora Pancasila, Minggu ( 20/2/2022).

Acara ini tersebut dihadiri 400 orang perwakilan pekerja dan satuan tugas (Satgas) Garda wana sakti, BAPOR , Brigade SPSI dari masing masing Federasi KSPSI Ring 1 Jawa Timur, Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Pasuruan, Mojokerto.

Hadir dalam acara tersebut Ketua KSPSI Jawa Timur H.Ahmad Fauzi, SH., M.Hum, Sekretaris Hamdani, SH., M.Hum, Pangkorda Garda wana sakti Jazuli.

Ketua penyelenggara Jazuli Selaku Pangkorda Ganas mengatakan, Allhamdulilah apel bersama ini sekaligus kita merayakan HUT SPSI yang ke 49 dan ini adalah wujud dari kekompakan kita dalam kegiatan ini dan menunjukan kepada publik bahwa SPSI di Kota Surabaya itu masih nampak sekali.

Disisi lain dalam apel bersama ini, ada muatan kepentingan yang sama satu visi satu misi untuk menyelamatkan hak hak para pekerja dan meningkatkan kesejahteraan pekerja di Republik Indonesia ini, kita berkomitmen sama tidak akan tinggal diam hak para pekerja dikebiri oleh pihak terkait khususnya di Jawa Timur ini, ungkapnya.

Pantauan Lingkarbogor.com selesai apel sekitar jam 09.00 wib dilanjutkan dengan pembagian sembako oleh Dewan pimpinan Daerah KSPSI Jawa Timur dan pembagian sembako ini sebagai bentuk syukur atas dibukanya Kantor sekretariat baru DPD konfederasi KSPSI Jawa timur.

Penulis : Edy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Tagar Motekar, PKBM Ibnu Rusy Dan Katar Pasir Jaya Bantu Yang Putus Sekolah

Rab Feb 23 , 2022
Hits: 0 Lingkarbogor.com, Cigombong, Komunitas Yayasan Ibnu Rusy melakukan kerja sama dengan Komunitas Tagar Motekar serta Karang Taruna (Katar) Desa Pasir Jaya. Bersama – sama, menggelar sosialisasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dalam rangka membantu masyarakat khususnya anak bangsa usia 20 tahun ke bawah yang putus sekolah di Desa Pasir […]
%d blogger menyukai ini: